Secarik kertas untukmu yang istimewa
serangkai kata untukmu yang membuatku bahagia
sepucuk surat untukmu yang ku cinta
orang bilang : ini surat cinta
Ini sudah memasuki bulan ke-sekian kita bersama. Berjuta luka telah ku torehkan pada hatimu. Namun berjuta senyum kau lukis jelas pada bibirku. Sadarkah kau melakukannya? Kamu, lelaki yang sempat membawaku pergi jauh dan meninggalkanku tanpa jejak. Kamu, lelaki yang kembali dengan banyak sekali asa dan harap. Kamu, lelaki yang sedang mengajakku berbahagia bersama. Ku akui, aku mencinta.
Aku ingat hari dimana kita terpisah jarak dan kau berkata "hey gadis mungil, jangan bermain di tengah air laut. tenang tak selalu indah. Ijinkan aku menjadi nahkoda yang akan menyelamatkanmu sebelum kau tenggelam lebih jauh. Ijinkan aku membawamu ke tepi dan melihat indahnya debur ombak tanpa merasakan sakitnya terhantam. Ijinkan aku menjagamu."
Dan kau benar-benar melakukannya. Terimakasih, lelaki yang ku cinta. Kau memiliki hatiku, menjaganya, menggenggamnya sekuat yang kau mampu. Dan aku? Aku memiliki hatimu, meski aku belum menjaganya. Hingga saat satu kawan menanyakan mengapa aku berubah, hanya jawaban singkat yang ku berikan, "ada hati yang harus aku jaga disini." Aku ingin menjaga hatimu, benar-benar menggenggamnya, benar-benar menjadi pemiliknya.
Tetaplah disini, hey lelaki istimewa. Dan untuk semua kata, semua rasa, semua doa, percayalah aku tak menyelipkan sedikitpun dusta.
Aku tuliskan sepucuk surat cinta ini, untukmu, lelaki yang ku cinta.